MENU

ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil)

Indonesia Sustainable Palm Oil

Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) adalah rangkaian kegiatan penilaian terhadap usaha perkebunan sawit dan pengolahan kelapa sawit dengan pemberian jaminan tertulis bahwa produk dan/atau tata kelola Perkebunan Kelapa Sawit telah memenuhi prinsip dan kriteria ISPO, dalam hal ini mencakup layak ekonomi, layak sosial budaya, dan ramah lingkungan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Tujuan Penerapan Indonesia Sustainable Palm Oil

  • Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan Perkebunan Kelapa Sawit secara baik dan konsisten dengan bukti Penilaian Kesesuaian
  • Meredam isu negatif terhadap perkebunan kelapa sawit
  • Membina hubungan baik dan sinergis dengan masyarakat sekitar
  • Meningkatkan daya jual produk dan daya saing perusahaan yang tersertifikasi
  • Memastikan kelangsungan bisnis kelapa sawit dalam jangka panjang
  • Membangun kepercayaan pemangku kebijakan terhadap perusahaan

Proses Sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil

Proses Audit Indonesia Sustainable Palm Oil

  • Audit Sertifikasi Awal : Audit Stage 1 & Audit Stage 2

Audit tahap I

Audit tahap II

Penilaian meliputi :

  • Tinjauan kelengkapan dan kebenaran legalitas.
  • Sampel kebun & PKS yang akan dinilai pada audit tahap-II.
  • Titik kritis kebun & PKS (seperti kawasan hutan lindung, limbah B3, kemiringan kebun,dll).
  • Pemangku kepentingan yang dipilih sebagai narasumber.
 

Penilaian meliputi :

  • Penilaian seluruh dokumen persyaratan ISPO.
  • Penilaian penerapan prinsip dan kriteria ISPO di kebun dan PKS.
  • Kompetensi pegawai yang terlibat di kebun dan PKS.
  • Konfirmasi penerapan prinsip dan kriteria ISPO kepada narasumber.
 
 
  • Jika tahap-1 sudah memenuhi maka akan dilakukan audit tahap-II
  • Jika tidak memenuhi akan diberikan kesempatan melakukan perbaikan paling lama 6 bulan sejak audit tahap-I
  • Jika perbaikan tidak diselesaikan, maka proses sertifikasi akan dihentikan
 
 
  • Audit menggunakan metode sampling
  • jika memenuhi penilaian akan diproses ke tahap pengambilan keputasan sertifikasi ISPO
  • Jika tidak memenuhi penilaian, diberikan rekomendasi perbaikan selama 6 bulan.
 

Penerbitan Sertifikat

 
  • Keputusan pengambilan sertifikasi ISPO (1 bulan)
  • Registrasi & Penerbitan sertifikat (berlaku selama 5 tahun)
 
  • Surveilan Audit (SA) : SA-1 sampai dengan SA-4:
    • Surveilan 1 dilakukan antara waktu 9 – 12 bulan sejak keputusan sertifikasi.
    • Surveilan selanjutnya paling lambat dilakukan 1 tahun dari surveilan sebelumnya.
    • Jika terdapat ketidaksesuaian akan diberikan waktu perbaikan selama 3 bulan.
    • Keputusan hasil surveilan : pemeliharaan, pemebekuan, atau    pencabutan sertifikat ISPO.
    • Apabila ada keputusan pembekuan akan diberikan waktu perbaikan sebelum pencabutan sertifikat ISPO
       
  • Resertifikasi : 1 siklus periode 5 tahun
    • Resertifikasi dilakukan selesai 1 siklus masa sertifikat ISPO, pengajuan resertifikasi paling cepat 6 bulan
    • Audit resertifikasi dilakukan sesuai dengan sertifikasi awal
    • Jika tidak perubahan signifikan yang mempengaruhi prinsip & kriteria ISPO audit resertifikasi dapat langsung ke tahap II

Syarat Sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil

PERUSAHAAN PERKEBUNAN

  • Izin usaha perkebunan
  • Bukti kepemilikan hak atas tanah
  • Izin lingkungan
  • Penetapan kelas kebun dari pemberi izin usaha perkebunan (Kelas kebun I, kelas kebun II, atau kelas kebun III)
  • Auditor internal

KEBUN

  • Surat tanda daftar usaha perkebunan
  • Bukti kepemilikan hak atas tanah.
  • Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL).
  • Tim Kendali Internal

One Stop Service Kebun Kelapa Sawit

Contact Us

Tri Mayang Yunitha

Sales Sustainable Services

tyunitha@tuv-nord.com

Head Office
Jl. Let. Jend. TB. Simatupang Kav.88, Pasar Minggu Jakarta Selatan, Perkantoran Hijau Arkadia, Tower F, 7th Floor, Suite 706 12520 Jakarta